-->
Jum'at 4 04 2025
  • Jelajahi

    Copyright © 2025 Harian Wangon | Pelopor Media di Banyumas Barat
    Best Viral Premium Blogger Templates

    ads

    Menu Bawah

    Direktur Utama Akui BPJS Alami Defisit

    Adimaki
    Minggu, 23 Maret 2025, 05.19.00 WIB Last Updated 2025-03-22T22:19:50Z

    Direktur Utama BPJS Kesehatan (Ali Ghufran Mukti) Akui Alami Defisit.

    HARIANWANGON - BPJS, Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti, mengakui bahwa BPJS Kesehatan mengalami defisit sebesar Rp 9,56 triliun pada tahun 2024. Defisit ini terjadi karena pendapatan iuran yang mencapai Rp 165,73 triliun tidak mampu menutupi beban jaminan kesehatan yang mencapai Rp 174,90 triliun.

    Peningkatan penggunaan layanan BPJS Kesehatan setelah pandemi COVID-19 menyebabkan kenaikan biaya pelayanan kesehatan. Selain itu, tingkat keaktifan peserta yang masih rendah, dengan sekitar 55 juta peserta nonaktif per Desember 2024, turut berkontribusi terhadap defisit tersebut.


    Meskipun mengalami defisit, Ali Ghufron Mukti menegaskan bahwa kondisi keuangan BPJS Kesehatan saat ini masih dalam keadaan sehat. Mengenai iuran BPJS Kesehatan tahun 2025, ia menyatakan bahwa hal tersebut masih dalam pembahasan dan pihaknya tidak memiliki kewenangan untuk memutuskan kenaikan iuran.


    Untuk mengatasi defisit ini, BPJS Kesehatan diharapkan dapat meningkatkan reaktivasi peserta nonaktif, memaksimalkan penerimaan iuran, dan mengoptimalkan upaya pencegahan kecurangan (fraud) dalam sistem pelayanan kesehatan.***



    Sumber : Warta Ekonomi

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini

    close
    close